Sunday, November 30, 2008

Cegah Virus pada Win XP

Mari kita amankan komputer kita dari virus-virus jahanam

1. Disable fungsi Autorun

a. Melalui Group Policy

Klik Start – Run, ketikkan gpedit.msc







Masuk ke Administrative Te
mplates – System, pada Setting cari Turn off Autoplay








Kemudian pada State klik kanan – Properties




Akan terlihat tampilan seperti di bawah ini













Pada tab Setting pilih Enabled dan Turn off Autoplay on: All drives

Kemudian klik Apply untuk menjalankan konfigurasi ini.

Lakukan hal yang sama pada Administrative Templates di User Configuration


b. Sekarang kita akan menonaktifkan Fungsi Autorun lewat registry

Caranya:

Klik Start – Run, ketikkan regedit

maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini







Cari

HKEY_CURRENT_USER/Software/Microsoft/Windows/CurrentVersion/Policies/Explorer
Klik ganda NoDriveTypeAutoRun dan masukkan angka 95 pada Value Data (Base = Decimal).







Dengan demikian, langkah awal untuk pencegahan terhadap virus telah dilakukan dengan baik.

Tujuan kita menonaktifkan fungsi Aotorun ini adalah karena virus sering memanfaatkan file Autorun dalam aksinya, sehingga tanpa kita membuka file tersebut, begitu disk anda terdeteksi oleh computer, maka saat itu juga virus mulai beraksi.


2. File SH (System and hidden)

Virus seringkali memiliki attribute SH pada filenya, sehingga kita tidak dapat melihatnya hanya dengan melakukan

Tools – Folder Options… – View – Show hidden files and folders

Namun kita juga harus menambahkannya dengan menghilangkan tanda centang pada Hide protected operating syste

m files (Recommended)

Dan pastikan juga untuk menghilangkan tanda centang pada Hide extensions for known file types. Hal ini sangat membantu dalam pendeteksian virus secara fisik pada file-file anda.










Lihat dua perbedaan tampilan di bawah ini:

a. Tampilan hanya mengaktifkan Show hidden files and folders







b. Tampilan setelah menghilangkan tanda centang pada Hide protected operating system files (Recommended)









File yang terlihat remang-remang adalah file dan folder yang attributnya hidden.

Setelah anda menonaktifkan attribute SH pada windows, barulah anda dapat menghubungkan removable disk pada computer anda. Lihat isinya, apakah ada file yang mencurigakan berattribut H atau SH? Jika ada, hapuslah file tersebut kecuali anda memasukkan sendiri file tersebut. Biasanya flashdisk yang terinfeksi firus terdapat file Autorun didalamnya.


Setelah kita melakukan semuanya ini tinggal berdoa saja agar komputer kita tidak sering-sering kena virus aneh-aneh dan agar amal ibadah kita diterima di sisi TUHAN, Amin...

selamat datang